!!!.....اَهْلاً وَ سَهْلاً

"Dan Janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu beriman. (Ali-'Imran:139)



Rabu, 20 Februari 2013

Cathar Seorang Kader #05

Burung walet terbang siang
Jelang sore ia datang

Tunggu kabar yang tak kunjung datang
Ternyata ia lagi meriang ^,^

Sebuah pesan melalui aplikasi WhatsApp dikirim oleh salah seorang dosen ke Hp ane..pantun sederhana (lebih tepatnya sindiran halus saat ane menetap dirumah tanpa memberi kabar ^,^). tapi cukup membuatku sadar, Ya Allah banyaknya hal yang tidak dapat dilakukan ketika sedang sakit…karenanya, ucapan Subhanallah,,”nikmatnya sehat” …berulang kali tak kuasa terucap saat akhirnya Allah memberiku sedikit kekuatan untuk kembali menjalani hari-hari dengan nikmat kesehatan, meski belum begitu pulih secara total..paling tidak lebih baik daripada setelah hampir sepekan tergolek tak berdaya di rumah. Sebelumnya  beberapakali  terbesik niat untuk menginap semalam di rumah (selain waktu pulang yang telah terjadwal), ternyata Allah menyadarkanku, hari jum’at yang lalu Allah memberi ujian dengan mengambil sedikit nikmat sehat-Nya, membuatku menginap tak hanya semalam,,tapi sepekan ..(padahal, sepekan sebelumnya baru aja usai menghadapi beratnya ujian hati ^,^ ) banyak hal yang tak dapat kulakukan,banyak hal yang kupikirkan, dan betapa ku menyadari banyaknya hal yang harus ku evaluasi, ternyata karunia rasa sakit adalah waktu untuk memberi hak fisik beristirahat dan menjalankan kewajiban utnuk berfikir tentang banyak hal yang harus aku lakukan ketika sehat…tentu dengan memikirkan hal-hal yang tidak membuat rasa sakit itu bertambah.. (itu mah namanya nyiksa..hehehe)

Yah,,postingan kali ini hanya ingin berbagi dan sedikit menjadi catatan yang terus menjadi pengingat ketika tak mensyukuri nikmat sehat ini..,

Sakit demam terdengar sederhana, tapi jika ditambah pencernaan yang tak berfungsi dengan baik, seperti kerongkongan yang pahit, kepala pusing, meriang dan seperti ‘hanya ingin tidur’..efek yang tak bisa dinafikan tuk berucap, lebih baik bersibuk-sibuk ria dengan nikmatnya kesehatan, daripada beristirahat tapi dalam kondisi sakit..tapi, yang pasti adalah mensyukuri nikmat hidup sambil terus menjaga kesehatan..sepakaaat?? teringat ucapan salah seorang kawan baik, beramal untuk investasi akhirat, tapi tetap harus pintar-pintar menjaga kesehatan..(ketika ane harus tumbang, ucapan itu kerap terngiang..hehehe)

Dalam Haditsnya, Rasulullah Saw. bersabda:
Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api neraka”. (HR. Al-Bazzar, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Silsilah al Hadiits ash Shohihah no. 1821).
Janganlah kamu mencaci-maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan menghapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi”. (HR. Muslim no. 2575).
Allahu Wa Rasuuluh a'lam…

Saat semakin lemah dan tak memiliki semangat untuk bangkit,, Hp disamping ane ternyata sangat bermanfaat untuk digunakan browsing dengan keyword hikmah ketika sakit…so ane temukanlah artikel ini..
luar biasa sangat bermanfaat rasanya..(meskipun bisa di share setelah kondisi kesehatan mulai pulih)

Ketahuilah wahai saudaraku -semoga Allah merahmati kita semua- telah menjadi ketetapan dari Allah Azza wa Jalla bahwa setiap manusia pasti pernah mengalami sakit dan musibah selama hidupnya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :
  
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi roji’uun’. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk ”. (QS. Al-Baqaroh : 155-157).

Sakit dan musibah yang menimpa seorang mukmin mengandung hikmah yang merupakan rahmat dari Allah Ta’ala. Imam Ibnul Qayyim berkata : “Andaikata kita bisa menggali hikmah Allah yang terkandung dalam ciptaan dan urusan-Nya, maka tidak kurang dari ribuan hikmah. Namun akal kita sangat terbatas, pengetahuan kita terlalu sedikit dan ilmu semua makhluk akan sia-sia jika dibandingkan dengan ilmu Allah, sebagaimana sinar lampu yang sia-sia dibawah sinar matahari. Dan inipun hanya kira-kira, yang sebenarnya tentu lebih dari sekedar gambaran ini”. (Syifa-ul Alil fi Masail Qadha wal Qadar wa Hikmah wa Ta’lil hal 452).

 Nabi SAW bersabda,:
“Jika Allah m'hendaki kebaikan untuk seorang hamba-Nya maka Allah akan menyegerakan hukuman untuknya didunia.Sebaliknya jika Allah menghendaki keburukan utk seorang hamba maka Allah akan biarkan orang tersebut dgn dosa2nya sehingga Allah akan memberikan balasan untuk dosa tersebut pd hari Kiamat nanti”(HR Tirmidzi, hasan)
Dalam menyikapi sakit dan musibah tersebut, berikut ini ada beberapa prinsip yang harus menjadi pegangan seorang muslim :
1. Sakit dan Musibah adalah Takdir Allah Azza wa Jalla
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
 
Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah”. (QS. Al-Hadid : 22).
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menetapkan semua takdir seluruh makhluk sejak lima puluh ribu tahun sebelum Allah menciptakan langit dan bumi”. (HR. Muslim no. 2653).

2. Sakit dan Musibah Adalah Penghapus Dosa
Ini adalah hikmah terpenting sebab diturunkannya sakit dan musibah. Dan hikmah ini sayangnya tidak banyak diketahui oleh saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Acapkali kita mendengar manusia ketika ditimpa sakit dan musibah malah mencaci maki, berkeluh kesah, bahkan yang lebih parah meratapi nasib dan berburuk sangka dengan takdir Allah. Nauzubillah, kita berlindung kepada Allah dari perbuatan semacam itu. Padahal apabila mereka mengetahui hikmah dibalik semua itu, maka -insya Allah- sakit dan musibah terasa ringan disebabkan banyaknya rahmat dan kasih sayang dari Allah Ta’ala.
Hikmah dibalik sakit dan musibah diterangkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dimana beliau bersabda:
Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”.(HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571).
Tidaklah seseorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah-gulanan hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya”. (HR. Bukhari no. 5641).

Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengan dosa-dosanya”. (HR. Muslim no. 2573).
Bencana senantiasa menimpa orang mukmin dan mukminah pada dirinya, anaknya dan hartanya, sehingga ia berjumpa dengan Allah dalam keadaan tidak ada kesalahan pada dirinya”.
(HR. Tirmidzi no. 2399, Ahmad II/450, Al-Hakim I/346 dan IV/314, Ibnu Hibban no. 697, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Mawaaridizh Zham-aan no. 576).
Sesungguhnya Allah benar-benar akan menguji hamba-Nya dengan penyakit, sehingga ia menghapuskan setiap dosa darinya”.
(HR. Al-Hakim I/348, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Shohih Jami’is Shoghirno.1870).

Yang ke-3 tambahan dari ane neeh…

 3. Menjenguk dan mendo’akan yang sakit dapat mempererat Ukhuwah^,^
       Ketika masih sehat dan mendengar ada saudara, ade2 atau dewan guru dan dosen yang sakit, terkadang seringkali lupa untuk menjenguk,,padahal subhanallah..bahagianya mendapat kunjungan mereka..sekedar menanyakan kabar, atau berbagi cerita yang tak tersampaikan…selama sepekan sakit, adik2 bergantian menjenguk menyampaikan kondisi asrama, kabar adik2 yang kerap menanyakan kondisi ane, para wali santri yang menelvon setelah mendapat kabar dari anaknya kalo udah beberapa hari ane tidak di asrama, termasuk titipan salam dari adik2 kelas 3 Mts yang memohon do’a kesuksesan Try Out mereka (Katanya Do’a orang sakit Terijabah..hehehe),
yang mengherankan ketika ane mendapat SMS ..
“Umy Evy kpn ksni..Umy cpat smbuh y, kmie akan do’ain umy spaya cpat smbuh…insya Allah kmie jnji akn nurut sma apa yg umy Evy dan Umy2 lain sruhkan..safa kila y umy syang. Salm drie nak kmr Fatimah (1 Mts)”
Received:
04:19:34pm
17-02-2013
From:
Aspuri Mts

Terharu baca SMS mereka, tapi sempat berfikir lama “Apa hubungannya sakit ane ma janji mereka untuk nurut?”.saat beberapa hari kemudian adik2 pengurus asrama datang menjenguk,
barulah mereka bercerita…
“Kak Evy, adik2 kelas 1 Mts pada nanya, Umy Evy sakit apa? Kami jawab ‘Umy Evy sakit karena mikirin kalian yang gak bisa dikasi tau en gak nurut sama umy2 nya”
Innalillahi,pantas aja mereka SMS dengan redaksi seperti itu..hehhehe..sampaikan salam maaf dan Rindu ane untuk mereka..
Syukron untuk smua Akhwaaty yang udah mendo’akan dan datang menjenguk,semoga Allah memberi pahala yang berlipat atas keikhlasan kalian dan memberi nikmat sehat serta menyembuhkan yang sakit dengan kesembuhan yang tiada lagi rasa sakit setelahnya..Allahumma Aamiin..

5 komentar:

  1. smg sebungkus bakso cukup menghibur pencernaanmu sis..
    So smakin membaik, Masalahnya ƙǡιαũ dikau sakit byk Чǝлб korban plus trlntar trmasuk Чǝлб kudzikirkan tiap hari ditelingamu;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe..bolehlah skalian jadi inspirasi tuuh..
      "Korelasi sebungkus bakso terhadap keharmonisan pencernaan"
      so biar sakt, ane ttp bisa bersumbangsih dlm pengajuan jdulnya k'Izzah..
      :-p

      Hapus
    2. Galau gara2 kebanyakan judul:(
      Kamu pake sakit sgala,, pasti aku dilarang ummi menyiksamu, pdhl pengen btul ajak kamu begadang, eh ade'mu ygdisampingku nie sakitkh? Kok ribut btul sie,,, suruh diam nah..

      Hapus
  2. ...شفاك الله

    Firman Allah,
    "maka ingatkanlah, sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi seorang mu'min"
    dan karena sifat dasar manusia 'lupa' membuatku untuk mengingatkan sebuah hadits. hadits ini menjadi rujukan pertama ketika saya mendapat musibah, dan saya tetap bisa bahagia dan ikhlas menerima ketentuanya.
    Rasulullah SAW bersabda,

    عجبا لأمر المؤمن إن أمره كله خير ، وليس ذاك لأحد إلا للمؤمن ؛ إن أصابته سرّاء شكر ؛ فكان خيراً له ، وإن أصابته ضرّاء صبر ؛ فكان خيراً له

    (HR. Muslim)

    karena alumni stis transletnya tidak saya sertakan..
    hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Allahumma Aamiin,,
      Syukron jga tuk Share Tips nya
      ^_^

      Hapus

Syukron...Dah Baca...Add Your Comment Yaah...!!!!